11010010001010010101010010101001
10100110011011110100011011111100
11110100101110010111011010101011
10001111111110000011110110111000
11100110100011110111010110101111
10110111101000010101011010111101
10010110101110110111111011101100
11010101101110010100011110110001
10100110111100110101110000011010
10001001100100100011001010101111
11010010001010010101010010101001
10100110011011110100011011111100
11110100101110010111011010101011
10001111111110000011110110111000
11100110100011110111010110101111
10110111101000010101011010111101
10010110101110110111111011101100
11010101101110010100011110110001
10100110111100110101110000011010
10001001100100100011001010101111
11010010001010010101010010101001
10100110011011110100011011111100
11110100101110010111011010101011
10001111111110000011110110111000
11100110100011110111010110101111
10110111101000010101011010111101
10010110101110110111111011101100
11010101101110010100011110110001
10100110111100110101110000011010
10001001100100100011001010101111
11010010001010010101010010101001
10100110011011110100011011111100
11110100101110010111011010101011
10001111111110000011110110111000
11100110100011110111010110101111
10110111101000010101011010111101
10010110101110110111111011101100
11010101101110010100011110110001
10100110111100110101110000011010
10001001100100100011001010101111
11010010001010010101010010101001
10100110011011110100011011111100
11110100101110010111011010101011
10001111111110000011110110111000
11100110100011110111010110101111
10110111101000010101011010111101
10010110101110110111111011101100
11010101101110010100011110110001
10100110111100110101110000011010
10001001100100100011001010101111
11010010001010010101010010101001
10100110011011110100011011111100
11110100101110010111011010101011
10001111111110000011110110111000
11100110100011110111010110101111
10110111101000010101011010111101
10010110101110110111111011101100
11010101101110010100011110110001
10100110111100110101110000011010
10001001100100100011001010101111
Senin, 06 September 2010
 **:**:**






ISLAM DAN ILMU PENGETAHUAN
17/04/2007
OLEH : AMIR SYAHRUDIN, SS.
DIMUAT OLEH : ADMINISTRATOR

DALAM menjalani kehidupan, kekayaan akan ilmu pengetahuan mempunyai arti yang sangat penting. Seorang pemimpin tidak memiliki ilmu maka ia akan menjadi pemimpin yang kaku akan kebijakan yang ia tetapkan di tempatnya. Pendidik, katakanlah guru, yang hanya dibekali ilmu pengetahuan mengajar pada sepuluh tahun silam dan ilmu tersebut tidak pernah berkembang selama kurun waktu yang ia lalui. Tergolonglah ia guru yang ketinggalan zaman dan muridnya enggan untuk belajar kepadanya.

Kebutuhan Ilmu dalam hidup adalah suatu keharusan. Orang yang kurang ilmu, biasanya sering merasa minder (kurang mampu), pesimis dalam berjuang, jiwa yang rapuh. Individu seperti ini sasaran yang empuk bagi masuknya pengaruh yang dapat menghancurkan kehidupan dan merusak lingkungan. Begitu banyak prilaku-prilaku immoral kita jumpai, mulai dari seorang ayah tiri memperkosa anak tirinya sampai pada bocah yang belasan tahun melakukan sodomi pada lelaki sebayanya dan hal lain yang kurang bisa diterima oleh akal kita. Tapi semua peristiwa tersebut ada dan selalu muncul dalam kisah yang berbeda pula.

Seperti kisah seorang anak kandung dengan teganya menghujam sebilah pisau keperut perempuan tua yang selama sembilan bulan memberikan kasih sayang dan segala pengorbanan ia lakukan, sampailah tangisan anak laki-laki bergema disisi perempuan tua tersebut. Ia besarkan si anak dengan tetesan air mata dan keringat hingga ia dewasa. Karena berkembang pesatnya kehidupan, si perempuan tua tidak mampu lagi memenuhi permintan anak yang sudah mengenal kerasnya lingkungan tersebut, untuk dibekali uang agar ia bisa setara dengan teman ditempat ia berkumpul.

Perempuan tua itu tak berani melepaskan simpanan yang ia kumpulkan hari demi hari untuk kebutuhan mendesak kelak. Oleh anak yang tidak memiliki ilmu agama dan pengetahuan tersebut mulai kalut dengan tingkah ibunya yang ia rasa tidak lagi menyayanginya lagi. Dan dalam benak pikirannya hanya uang dan uang, dengan emosi tanpa berpikir ia mengambil sebilah pisau untuk menakutkan sang Ibu, namun sang Ibu tetap mempertahankan harta jerih payah yang ia kumpulkan tersebut. Tanpa disadari si anak merasa ia ditantang dan akhirnya pisau ditangan tidak terasa telah menembus tempat kedap dan gelap yang pernah ia tinggal selama sembilan bulan.

Peristiwa tersebut mengambarkan titik kelemahan jiwa karena tidak punya ilmu Allah. Semua ia lalui atas dasar nafsu belaka, maka syaitanlah yang menikmati kegembiraan atas ketololan manusia itu. Sudah barang tentu Neraka jahanam tempat si anak yang begitu bernafsu dalam merampas harta orang tuanya. Serta ia telah mengahabiskan nyawa sang Ibu, yang begitu tulus pengorbanan untuk anak tercinta. Allah swt sangat adil dalam memberi hukuman serta mengetahui prilaku hambaNya yang sebenarnya.

Sesungguhnya Ilmu merupakan harta yang tak terhingga yang diberikan Allah kepada manusia. Bagi hamba Nya yang memiliki Ilmu dan Iman, maka Allah tinggikan derajatnya, seperti firman Allah swt dalam surah Al-Mujadilah: ayat 11:
"...Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan. Dan Allah Mengetahui apa yang kamu kerjakan".
Orang yang berilmu dan beriman sudah menjadi ketentuan akan derajat yang diberikan oleh Allah swt, rugilah mereka yang tidak ingin menuntut ilmu dan memperkokoh iman.

Dalam Islam, perkembangan Ilmu pengetahuan sangat pesat pada zaman dahulu. Zaman Rasulullah telah dikemukakan penting akan ilmu, karena ilmu dipandang sebagai suatu yang mulia dan harus dimiliki oleh umat Islam. Banyak hadist Rasulullah berkaitan akan ilmu, diantaranya:
"Barangsiapa yang belajar satu bab ilmu, dia amalkan ilmu itu atau tidak diamalkan, maka dia lebih utama daripada shalat sunat seribu rakaat." (Al Hadist)

Ilmu adalah kunci keberhasilan dalam bernegara, berumahtangga dan beribadah. Dalam sejarah Islam, banyak sekali ilmuan Islam yang telah lahir sebagai sarjana Islam, seperti halnya dalam bidang agama dan umum, yakni Iman Syafii, Hanafi, Hambali dan Imam Malik. Dan mereka telah dikenal sebagai pendiri empat madzhab dalam bidang hukum. Dalam bidang Tauhid kita kenal pula dengan Abu Hasan Al Asyari dan Abu Mansur Al Maturidi, bidang ilmu pengetahuan kita kenal ulama Abdul Qasim, seorang ahli bedah dari Cordova yang mengarang kitab At Tafsir 30 jilid. Ar Razi, seorang ahli kedokteran, Al Khawarizmi ahli dalam ilmu pasti dan astronomi, Ibnu Hayyan ahli dalam ilmu kimia. Ibnu khaldun seorang ahli dalam sejarah, Ibnu Rusy (Averus) seorang yang ahli dalam bidang filosofi Islam yang sangat berpengaruh didunia Eropa dan dunia Kristen, dan Jabar Al Isbili yang menemukan angka 1 sampai 9 dan 0 (nol), yang kita kenal dengan ilmu al jabar.

Ada dua ilmu yang patut kita tekuni berdasarkan Kitab Talimul Mutaallim, yaitu:

Pertama, adalah Ilmu Haal, artinya ilmu yang seketika harus kita gunakan dan amalkan bila sampai baligh. Seperti Ilmu Figh dan Ilmu Tauhid, dimana Ilmu Figh berkisar pada ubudiyah dan muamalah. Dalam bidang ubudiyah mencakup cara shalat beserta rukunnya, cara berwudu mengenal barang-barang riba dan seterusnya smapai sempurna muamalah. Kemudian Ilmu Tauhid meliputi ke Esaan Allah beserta sifat-sifatnya yang wajib dan muhal, kepercayaan kepada malaikat dan kitab-kitab Allah, para rasul, hari kiamat dan kepastian baik dan buruk dari Allah.

Kedua, adalah Ilmu Ghairil Haal, artinya ilmu yang berfungsi sebagai kelangkapan hidup. Misalnya Ilmu kedokteran, Ilmu kemasyarakatan dan ilmu-ilmu lain yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Ilmu ghairil haal merupakan penerapan ilmu tambahan dan bagi orang tua hendaklah menekankan pemahaman tentang Ilmu Haal terlebih dahulu. Pembinaan kepribadiaan akan lebih baik jika mengikuti dan mendalami Ilmu Haal secara sempurna. Karena Ilmu Haal terfokus pada pembangunan aqidah dan tata cara menetralisir emosional dan nafsu. Sehingga gejolak dan rintangan apapun yang kita peroleh dalam mendalami kehidupan dan memantapkan ilmu Ghairil Haal, akan terasa lebih mudah dan terasa menikmati akan karunia ilmu yang lain.

Jika penerapan secara kebalikan dari diatas, maka bermunculan sarjana-sarjana yang angkuh dan tidak peduli dengan lingkungan. Bila ia seorang pemimpin, ia akan menjadi pemimpin yang rakus, kejam dan tidak memperdulikan kaum yang tertindas. Sifat keduniawian lebih menonjol pada dirinya dibanding sifat-sifat yang arif dan bijaksana. Pada umumnya kepribadian dan jiwa mereka lemah dan mudah roboh apabila badai kehidupan melanda.

Dengan rahmat dan karunia Illahi kita dibesarkan dengan ilmuNya, sehingga iman yang terpatri di jiwa semakin kuat. Akibat perkembangan ilmu pengetahuan yang kita miliki, kita akan menjadi lebih matang dan arif dari segala perbuatan dan tutur kata. Orang yang berilmu adalah orang yang mengerti akan makna hidup secara tersirat dan tersurat. Seperti yang dikatakan Rasulullah dalam Hadistnya:
"Akan datang pada kaum (orang-orang menuntut ilmu). Apabila kalian melihat mereka, maka katakanlah kepada mereka: "selamatlah dengan wasiat-wasiat (pesan) Rasulullah saw dan berilah fatwa mereka". (HR. Ibnu Majah)

Marilah kita berbondong-bondong mencari ilmu sampai pada batasan yang telah ditentukan Allah kelak.

Penulis.
Penulis
Amir Syahrudin, SS.
Dosen STIE Syariah Bengkalis

«« ARSIP ARTIKEL

Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang mengulangi (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.
QS. Al-Baqarah: 275
_____________________________

Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: "Hai Musa, kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu, agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, yaitu: sayur-mayur, ketimun, bawang putih, kacang adas dan bawang merahnya". Musa berkata: "Maukah kamu mengambil sesuatu yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik? Pergilah kamu ke suatu kota, pasti kamu memperoleh apa yang kamu minta". Lalu ditimpakanlah kepada mereka nista dan kehinaan, serta mereka mendapat kemurkaan dari Allah. Hal itu (terjadi) karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi yang memang tidak dibenarkan. Demikian itu (terjadi) karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui batas.
QS. Al-Baqarah: 61
_____________________________

Dan setelah datang kepada mereka Al Qur'an dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka, padahal sebelumnya mereka biasa memohon (kedatangan Nabi) untuk mendapat kemenangan atas orang-orang kafir, maka setelah datang kepada mereka apa yang telah mereka ketahui, mereka lalu ingkar kepadanya. Maka laknat Allah-lah atas orang-orang yang ingkar itu.
QS. Al-Baqarah: 89
_____________________________

Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-setan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya setan-setan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorang pun sebelum mengatakan: "Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir". Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan istrinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudarat dengan sihirnya kepada seorang pun kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang memberi mudarat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barang siapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui.
QS. Al-Baqarah: 102
_____________________________

Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan: "Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?" Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik, (yaitu) orang-orang yang melanggar perjanjian Allah sesudah perjanjian itu teguh, dan memutuskan apa yang diperintahkan Allah (kepada mereka) untuk menghubungkannya dan membuat kerusakan di muka bumi. Mereka itulah orang-orang yang rugi.
QS. Al-Baqarah: 26-27
_____________________________

Dan orang-orang Yahudi berkata: "Orang-orang Nasrani itu tidak mempunyai suatu pegangan", dan orang-orang Nasrani berkata: "Orang-orang Yahudi tidak mempunyai sesuatu pegangan," padahal mereka (sama-sama) membaca Al Kitab. Demikian pula orang-orang yang tidak mengetahui, mengatakan seperti ucapan mereka itu. Maka Allah akan mengadili di antara mereka pada hari kiamat, tentang apa-apa yang mereka berselisih padanya.
Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang menghalang-halangi menyebut nama Allah dalam mesjid-mesjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkannya? Mereka itu tidak sepatutnya masuk ke dalamnya (mesjid Allah), kecuali dengan rasa takut (kepada Allah). Mereka di dunia mendapat kehinaan dan di akhirat mendapat siksa yang berat.
QS. Al-Baqarah: 113-114
_____________________________

Rasul telah beriman kepada Al Qur`an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorang pun (dengan yang lain) dari rasul rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami taat". (Mereka berdoa): "Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali"
QS. Al-Baqarah: 285
_____________________________

"Akan datang pada kaum (orang-orang menuntut ilmu). Apabila kalian melihat mereka, maka katakanlah kepada mereka: "selamatlah dengan wasiat-wasiat (pesan) Rasulullah saw dan berilah fatwa mereka".
(HR. Ibnu Majah)
_____________________________

"Berpegang teguhlah kamu kepada tali Agama Allah (Islam) dan janganlah kamu bercerai berai. Ingatlah nikmat Allah swt atasmu ketika kamu bermusuh-musuhan lalu dilunakkan hati-hatimu, lalu jadilah kamu berkat nikmatnya itu bersaudara sedangkan kamu pada waktu itu sedang berada di tetapi jurang api neraka, lalu Allah selamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah swt menjelaskan ayat-ayatNya supaya mendapat petunjuk."
(Q.S. Ali Imran: 103)
_____________________________

Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa, Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia".
(Q.S. Al-Ikhlas: 1-4)
_____________________________

Hari Kiamat, apakah hari Kiamat itu? Tahukah kamu apakah hari Kiamat itu? Pada hari itu manusia seperti anai-anai yang bertebaran, dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan. Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan) nya, maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan. Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan) nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? (Yaitu) api yang sangat panas.
(Q.S. Al-Qaria: 1-11)
_____________________________


Mohon Maaf, Karena Ada Pihak-Pihak Tertentu Yang Tidak Bertanggung Jawab Dan Sengaja Ingin Mengacaukan Tampilan Website Ini Dengan Isi Pesan Yang Tidak Sesuai Dengan Norma-Norma Islami. Untuk Itu Layanan Ini Terpaksa Kami TUTUP, Supaya Dapat Dimaklumi.
Terima Kasih Atas Perhatiannya.

|> KIRIM PESAN | LIHAT ARSIP <|

Homepage PHP Homepage MySQL